Lambang Desa
Pemerintah Desa Desa Gersik
Pendidikan calendar_today 19 Agt 2026 visibility 7 dibaca

Bunda PAUD Kuningan Sosialisasikan Wajib Belajar Prasekolah di Desa Gersik

person

Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Gersik

Bunda PAUD Kuningan Sosialisasikan Wajib Belajar Prasekolah di Desa Gersik

Gersik, 8 Juni 2026 — Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., melaksanakan sosialisasi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di TK Negeri Pembina Ciawigebang yang berada di Dusun Wage, Desa Gersik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak berusia 5–6 tahun sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar. Pendidikan prasekolah diharapkan dapat membantu anak memiliki kesiapan belajar yang lebih baik sekaligus mendukung perkembangan karakter, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, dan berbagai kemampuan dasar sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan didampingi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dicky Mahardika, Kasi PAUD dan Dikmas Eris Rismayana, serta Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan Yuli Pramiati, yang juga menjabat sebagai Kepala TK Negeri Pembina Ciawigebang. Kegiatan turut diikuti pengawas TK, para pendidik PAUD, kepala satuan pendidikan, serta orang tua dan wali murid.

Bunda PAUD Kabupaten Kuningan menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada anak untuk mengikuti pendidikan prasekolah sebelum melanjutkan ke Sekolah Dasar. Pendidikan pada usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga menjadi masa penting dalam membangun kesiapan fisik, sosial, emosional, serta karakter anak.

Selain sosialisasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Pendekatan ini menempatkan kebutuhan tumbuh kembang anak secara menyeluruh, tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga memperhatikan kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, perawatan, dan kesejahteraan anak.

Pemenuhan kebutuhan anak secara menyeluruh membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga memiliki peran utama dalam pengasuhan, sedangkan satuan pendidikan, tenaga pendidik, layanan kesehatan, Posyandu, serta unsur masyarakat dapat saling bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan turut mengampanyekan GEMATELMISU atau Gerakan Makan Telur dan Minum Susu. Gerakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini. Asupan makanan bergizi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kesiapan anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan.

Kegiatan di TK Negeri Pembina Ciawigebang juga diisi dengan pendekatan edukatif yang menarik bagi anak dan masyarakat. Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati, mendapat apresiasi atas pembuatan lagu bertema Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Koreografi gerakan lagu tersebut disusun oleh Lia, salah satu guru TK Negeri Pembina Ciawigebang. Penggunaan lagu dan gerakan menjadi salah satu cara untuk menyampaikan pesan pendidikan dengan lebih menarik dan mudah diterima oleh anak maupun orang tua.

Pelaksanaan sosialisasi di Desa Gersik diharapkan dapat memperkuat kesadaran keluarga mengenai pentingnya memberikan pendidikan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Dukungan orang tua menjadi bagian penting agar anak memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah sebelum memasuki pendidikan dasar.

Melalui sinergi antara keluarga, satuan pendidikan, tenaga pendidik, pemerintah, dan masyarakat, upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini diharapkan dapat terus berkembang. Kehadiran kegiatan tersebut di Desa Gersik menjadi momentum untuk memperkuat perhatian bersama terhadap pendidikan, kesehatan, gizi, dan tumbuh kembang anak sebagai fondasi dalam mempersiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, mandiri, dan berkarakter.

Bagikan Artikel Ini: